Rhoma Irama Calon Presiden RI

pinit fg en rect gray 20 Rhoma Irama Calon Presiden RI

Rhoma Irama Calon Presiden RI – Berita tentang Rhoma Irama yang hendak meramaikan bursa calon presiden ( capres ) beberapa hari ini makin santer terdengar di beberapa media.  Seperti hal nya calon-calon yang lain, keputusan Rhoma Irama ini tetap menjadi pro kontra di kalangan masyarakat.  Seperti apa sih berita yang terkait dengan sang raja dangdut sepanjang masa ini ?  Ini saya tampilkan beberapa beritanya dari beberapa sumber terpercaya.

Foto Rhoma Irama

Rhoma Irama calon presiden Rhoma Irama Calon Presiden RI

Rhoma Irama calon presiden

Rhoma Irama Berpeluang Jadi Calon Presiden

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mahfudz Siddiq menilai pencalonan Rhoma Irama sebagai presiden tidak bisa dipandang sebelah mata. Pasalnya, Rhoma memiliki basis massa pencinta musik dangdut yang sangat besar dan terbilang loyal.

“Rhoma Irama punya peluang jadi calon presiden. Komunitas pedangdut itu sangat besar, bahkan mengalahkan massa dari partai politik. Komunitas dangdut itu besar dan punya massa yang fanatik,” ujar Mahfudz, Selasa (13/11/2012) di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.

Faktor lainnya adalah soal asal Rhoma Irama dari Jawa Barat. Jika mendapat dukungan penuh dari warga Jawa Barat, maka Rhoma sudah mendapatkan dukungan seperlima dari penduduk Indonesia. “Kalau mau pake strategi kampanye, strategi budaya itu yang paling efektif. Rhoma dengan basis massanya, pencinta dangdut; ditambah ulama-ulama; ini bisa jadi akan sangat efektif. Rhoma punya kans, punya peluang,” kata Mahfudz.

Selain itu, Mahfudz melihat Si Raja Dangdut itu juga bukan merupakan orang baru di partai politik. Rhoma pernah bergabung dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Melihat peta perpolitikan calon presiden yang ada, Mahfudz menambahkan, sosok Rhoma membawa angin segar di tengah sosok-sosok politisi senior yang ada.

“Kalau kita jejerkan, sosok figur nasional sekarang yang pernah duduk di pemerintahan nyaris tidak menjanjikan sesuatu yang baru. Padahal, bangsa ini butuh terobosan. Sekarang ini publik perlu disodorkan opsi alternatif sosok yang belum dikenal dalam dunia politik, bisa saja dari kalangan seniman atau budayawan,” ucap Mahfudz.

Lebih lanjut, anggota Komisi I DPR tersebut pun meminta agar jangan apriori terhadap pencalonan Rhoma.

“Bisa jadi sebagian orang menganggapnya lelucon, tapi bisa jadi benaran. Indonesia itu unpredictable.Lihat saja kasus Jokowi. Jadi jangan apriori dengan Rhoma Irama. Siapa tahu ada hal baru yang ditawarkannya,” kata Mahfudz.

Lalu, apakah PKS tertarik mengusung Rhoma yang kini mulai membuka komunikasi politik untuk mencari kendaraan politiknya?

“Kita (PKS) mau intip dulu, siapa tahu media massa ikut mendukung,” ujar Mahfudz.

Sumber : KOMPAS

Rhoma Irama Digadang Jadi Calon Presiden 2014

Kabar terbaru datang dari Rhoma Irama. Ayah dariRidho Rhoma ini digadang bakal menjadi calon presiden tahun 2014 oleh para Ulama di Jatinegara, Jakarta Timur. Ulama yang bernaung dalam forum Silaturahim Asatidz, Tokoh dan Ulama (Wasiat Ulama) bertekad mengusung raja dangdut itu sebagai pemimpin Indonesia berikutnya.

 

“Kami sepakat membuat pernyataan, Insya Allah kita mengusung beliau menuju RI-1. Selama ini kan pemimpinnya nasionalis yang muslim, tapi kalau haji Rhoma Irama ini adalah calon pemimpin muslim yang nasionalis. Jadi itu perbedaannya,” kata ketua Umum Wasiat Ulama KH Fachrurrozy, kepada wartawan, Kamis (8/11).

 

Fachrurrozy mengungkapkan alasan para ulama mengusung pentolan Soneta grup tersebut karena ikon umat islam. Jadi, partai islam yang mengusung Rhoma maka elektabilitas partai akan naik.

 

Rhoma Irama ikon umat Islam, kalau ada partai Islam yang mengusung, suara-suara partai akan bangkit dan akan naik suaranya,” jelasnya mantap.

 

Dalam kesempatan yang dihadiri struktur Wasiat Ulama seluruh Indonesia, Fachrurozy turut menegaskan, pihaknya memiliki cita-cita untuk memajukan bangsa Indonesia. Menurut mereka, cita-cita itu bisa terwujud bila Indonesia dipimpin oleh sosok beriman kepada Allah, berakhlak, berwawasan luas dan mempunyai keinginan kuat menyempurnakan Indonesia.

Sumber : KAPANLAGI

Peluang Rhoma Irama Jadi Calon Presiden

Dalam sepekan terakhir, nama Rhoma Irama santer dibicarakan masyarakat. Sebabnya, penyanyi yang dijuluki raja dangdut ini disebut-sebut bakal mengajukan diri dalam bursa calon presiden 2014.

Rhoma Irama tak hanya sekadar disebut. Partai Persatuan Pembangunan tertarik dengan wacana ini. Bahkan menurut Sekretaris Jenderal PPP, Romahurmuzy, partai hijau itu bakal memasukkan nama Rhoma ke daftar survei.

“Akan kami takar elektabilitas Rhoma,” kata Romahurmuzy, Senin, 12 November 2012. “Tapi secara institusional, PPP belum ada pembicaraan soal pencalonan Rhoma.” (Selengkapnya di: Alasan PPP Mau Calonkan Rhoma Irama Jadi Presiden)

Menurut pengamat politik dari Charta Politika Yunarto Wijaya, secara kualitas, Rhoma Irama tak layak menjadi presiden. Alasannya, Rhoma memiliki rekam jejak kurang baik soal kemajemukan di Indonesia. “Beberapa kali Rhoma Irama bersikap dan mengeluarkan pernyataan kontroversial,” ujar Yunarto, Selasa, 13 November 2012.

Misalnya saja soal ‘goyang ngebor’ dan gaya berpakaian pedangdut Inul Daratista. Rhoma juga pernah melontarkan pernyataan berbau diskriminatif suku dan agama terhadap Gubernur DKI Joko Widodo dan wakilnya, Basuki “Ahok”. “Sikap dia selama ini secara empiris diakui menimbulkan konflik. Menurut saya, itu terlalu berisiko untuk negara ini,” kata dia. (Baca juga: Rhoma Dinilai Tidak Layak Jadi Presiden)

Di tempat lain, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera, Mahfudz Siddiq menganggap Rhoma Irama berpeluang menjadi calon presiden. Sebab ayah Ridho Rhoma ini punya banyak penggemar dalam komunitas dangdut Indonesia.

Mahfudz berpendapat wajar bila ada yang menganggap pencalonan Rhoma Irama adalah lelucon. Namun Ketua Komisi Pertahanan ini meminta masyarakat tidak apriori terhadap Rhoma. 

“Sesuatu yang awalnya lelucon bisa berakhir serius,” kata Mahfudz. “Apalagi Indonesia negara yang unpredictable.” (Baja selengkapnya di: PKS: Jangan Remehkan Rhoma Irama).

Direktur Lembaga Survei Indonesia, Burhanudin Muhtadi mengatakan publik terlalu serius menanggapi kabar pencalonan Rhoma Irama sebagai presiden. Sebab nama-nama calon presiden yang beredar sekarang belum tentu akan melaju dalam pemilihan presiden 201.

“Selama masih jauh dari deadline resmi, akan ada banyak nama, termasuk dari kalangan yang tidak jelas,” kata Burhanudin.

Menjelang 2012, Burhanudin melanjutkan, tokoh ilusi tinggi bakal banyak bermunculan. Peredaran nama itu adalah kepentingan kandidat atau partai politik untuk melakukan testing voter alias uji reaksi publik. Dan semua nama yang timbul pada saat ini belum ada yang dominan.

“Baik itu Prabowo, Aburizal Bakrie, atau Suryadharma Ali, belum tentu maju sebagai capres. Apalagi Rhoma, kadernya,” ujarnya.

Kata Burhanudin, penyebutan nama Rhoma hanya strategi PPP guna menaikkan elektabilitas partai. Nama PPP terangkat karena orang jadi tahu bila Rhoma kader PPP. Dampaknya bakal terasa pada pemilih dari kalangan muslim. “Nama Rhoma punya segmen khas, yaitu pemilih dari kalangan Islam konservatif, yang melihat Rhoma didukung oleh ulama.”

Rhoma sendiri menganggap pengajuan namanya dalam bursa calon presiden adalah fenomena luar biasa. Dia juga mengklaim bila dorongan untuk maju Pilpres 2014 tidak hanya berasal dari fans, tapi juga kalangan ulama di Jakarta dan daerah.

Bahkan menurutnya, tawaran serupa bukan baru kali ini saja. Pada periode 2004, ia juga pernah ditawarkan duduk di bangku ketua umum oleh sebuah partai baru. Alasannya tak lain agar Rhoma bisa maju dalam pemilihan presiden.”

“Saya tolak. Karena saya tidak berambisi mencalonkan diri menjadi presiden,” ujar Rhoma, Jumat, 9 November 2012. 

Ketika ditanyakan soal pencalonan itu, keluarga Rhoma merasa iba jika pelantun Begadang ini dicalonkan dalam pemilihan presiden 2014. Rasa kasihan itu diungkapkan putra Rhoma, Ridho Rhoma, melalui surat elektronik ke Tempo, Rabu, 14 November 2012. 

Meski khawatir, kata Ridho, keluarga tetap mendukung keputusan Rhoma. “Kami yakin tidak ada perbuatan tanpa imbalan, jika itu perbuatan baik pasti akan ada imbalan yg baik pula,” ujarnya.

Sumber : TEMPO

Menurut teman-teman gimana ??? Kalau saya pribadi sih menganggap itu hal yang wajar karena dalam undang-undang sudah diatur bahwa siapapun itu selama berkewarganegaraan Indonesia dan memenuhi persyaratan-persyaratan tertentu ya boleh -boleh saja untuk mendaftar sebagai calon presiden.  Begitu juga dengan Rhoma Irama, itu merupakan hak beliau selaku warga negara Indonesia. Pro dan kontra adalah hal yang wajar dalam sebuah negara yang menganut demokrasi seperti negara ini.  Yang jelas, jangan sampai pemilih hanya tergiur janji-janji dari sang calon presiden.  Kalau saya lebih berharap bang haji fokus untuk kemajuan musik Indonesia terutama dangdut yang selama ini juga sudah membesarkan namanya.  Tapi, kalau memang tetap maju dan calon2 yang lain itu oraqng-orang lama, saya sih ( kalau lepas dari golput ) tentu akan memilih bang Rhoma Irama hehehe.

Advertisement
pinit fg en rect gray 20 Rhoma Irama Calon Presiden RI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

[+] kaskus emoticons nartzco