Stunt Safety Equipment Dalam Dunia Stuntman

Stunt Safety Equipment Dalam Dunia Stuntman – Selamat siang kawan-kawan semua, kali ini saya akan berbagi informasi tentang stunt safety equipment dalam dunia yang saya geluti yaitu stuntman untuk perfilman.  Ini berkaitan dengan ramainya salah satu berita di televisi tentang seorang artis yang membuat film action yang mana dalam deskripsinya beliau bercerita tentang memakai stuntman profesional sehingga bisa mengesampingkan penggunaan stunt safety equipment untuk para pemain dan stuntmannya.  Sebagai seorang yang sudah lama menggeluti dan mendalami profesi ini saya cukup terusik dengan pernyataan beliau.  Dalam hal ini saya tidak bermaksud untuk menyalahkan dan melakukan pembenaran diri, saya hanya menceritakan kisah dan pengalaman saya sebagai referensi nantinya.  Oh ya alhamdulillah pengalaman saya sudah masuk dan diakui di IMDB, terima kasih buat yang sudah mendoakan dan mendukung selama ini ya.  Maka dari itu disini saya akan berusaha untuk berbagi pengalaman dengan anda sekalian tentang proses keamanan saat shooting yang melibatkan stuntman untuk adegan berbahaya.  Ini bukanlah tutorial melainkan cerita yang berdasarkan pengalaman saya pribadi.  Mari kita mulai pembahasan tentang stunt safety equipment ini.

Stunt Safety Equipment Dalam Dunia Stuntman

Stunt Safety Equipment Dalam Dunia Stuntman

Stunt Safety Equipment di The Raid 2 Berandal

Stuntman memegang peranan yang cukup penting dalam sebuah film, tidak hanya film yang bergenre action saja, film dengan genre drama juga kadang menggunakan jasa stuntman untuk melakukan beberapa adegan yang berbahaya.  Jasa stuntman biasanya digunakan untuk menggantikan aktor / aktris yang akan melakukan adegan berbahaya atau adegan yang riskan jika dilakukan sendiri oleh yang bersangkutan.  Dalam proses persiapan adegan stunt, stuntman maupun tim nya akan mengukur tingkat kesulitan dan bahaya yang berpotensi menyebabkan cidera.  Biasanya untuk hal ini yang memegang peranan adalah stunt coordinator / stunt supervisor.  Kemudian mereka akan berdiskusi dengan sutradara dan juga kepada stuntmannya mengenai tingkat keamanan dan potensi cidera.  Yang saya bahas adalah standar profesional terukur, dalam arti standar yang dilakukan oleh film-film sekelas Hollywood dan juga film-film besar lainnya dalam hal stunt safety equipment.

Jika anda sering membuka youtube dan melihat channel-channel lokal yang sering upload video tentang film pendek genre action mereka, tentunya melihat beberapa kata seperti :

  • Real action
  • Real speed
  • No CGI
  • No stuntman
  • No safety dll

Bagi saya hal tersebut sah-sah saja dan itu adalah hak mereka, namun jika melihat dari kacamata sebagai film maker maka hal itu kurang tepat.  Saya sendiri walau belum mendapatkan label profesional sebagai seorang film maker kurang setuju dengan penempatan hal-hal yang berkaitan dengan ‘rahasia perusahaan’ tersebut.  Oke lah anda membuat film action tanpa stunt safety equipment, atau anda melakukan dengan kecepatan real… Apakah penonton akan mengaguminya ?  Tentu tidak, karena penonton era sekarang sudah cerdas, mereka tahu bahwa film adalah sebuah film, bohongan, serba manipulatif.  Jika anda melakukan 2 adegan yang sama untuk 2 film yang berbeda, misalnya lompat dari lantai 2, dengan catatan di film pertama anda tidak menggunakan safety dan di film kedua anda menggunakan safety.  Kemudian saat film selesai dan anda mempertontonkan kepada teman-teman anda, apakah anda akan mempromosikan film dengan adegan anda ‘tanpa pengaman’ ataukah film yang anda melakukan sepenuhnya dengan ‘alat pengaman’ ?  Tentu anda tidak akan promosi dengan kedua hal itu, yang anda promosikan tentu filmnya, ceritanya, adegannya dan lain sebagainya…  Begitulah dengan penonton anda, meskipun anda mengebu-gebu menceritakan bahwa anda tidak menggunakan stunt safety equipment namun tetap mereka tahu bahwa film tetaplah film dan mereka tidak terlalu peduli dengan proses yang anda lakukan untuk menjalani pengambilan adegan tersebut.

Saya pernah berbagi pengalaman di blog ini saat menjalani proses shooting sebagai stunt motorider di film The Raid 2 Berandal yang tayang tahun 2014 kemaren.  Cerita tersebut bisa anda baca di artikel Babak Belur Stuntman Motorider The Raid 2 Berandal dan Kisah Para Stuntman The Raid 2 Berandal.  Anda bisa membaca kedua artikel tersebut untuk mengetahui sekilas akan pentingnya stunt safety equipment.

Stunt Safety Equipment Dalam Dunia Stuntman

Kembali kepada topik artikel kali ini yaitu tentang stunt safety equipment, yang sejatinya sangat diperlukan bahkan bagi saya boleh dianggap ibarat kekasihnya hehehe.  Saat pertama kali menjalani karir sebagai stuntman di Jelitavisindo Megah Film, saya selalu tidak dianggap oleh sutradara… Apalagi untuk adegan stunt, selalu tidak diberikan kesempatan… Maka dari itu saya terus giat berlatih dan perlahan demi perlahan saya mendapat kepercayaan dari pak Alip, hanya saja saya sering diledek oleh beliau karena setiap melakukan adegan saya menggunakan stunt safety equipment yang komplit.

Stunt Safety Equipment

Contoh Adegan Stunt

Foto diatas adalah saat saya melakukan rehearsal untuk adegan salto melompati kap mobil namun dengan pendaratan bukan di atas kap melainkan harus melebihi kap mobil.  Disini saya akan memperkirakan apa saja yang diperlukan dan akan saya gunakan sebagai stunt safety equipment.

Memakai Stunt Safety Equipment

Memakai Stunt Safety Equipment

Foto diatas proses saat pemasangan harness dan juga safety equipment untuk adegan tabrakan dengan efek kejut.

Bagi saya, stunt safety equipment bukanlah alat untuk menghilangkan potensi cidera baik ringan maupun berat, namun itu adalah sebuah tekhnik untuk mengaplikasikan ilmu yang telah saya dapat selama ini.  Stunt safety equipment bisa meminimalisir cidera lho, anda bisa membaca salah satu artikel saya dengan judul Stuntman Yang Cidera di film The Raid 2 Berandal.  Dalam cerita tersebut saya menjelaskan bahwa sekalipun saya telah mengunakan stunt safety equipment yang sudah sesuai standar ternyata saya masih mengalami cidera mengingat perhitungan yang berubah.  Ada beberapa video di channel youtube saya juga menunjukkan tentang proses shooting adegan stunt, ada yang cidera dan ada juga yang selamat, anda bisa melihat channel saya di Udeh Nans Official Channel, jangan lupa subscribe ( langganan ) yah, nanti saya akan menginformasikan jika ada video baru yang di upload.

Jadi kesimpulan yang saya harapkan bisa anda ambil dari cerita pengalaman tersebut diatas adalah, stunt safety equipment itu mutlak digunakan bagi seorang stuntman untuk menunjang keselamatan dalam beradegan.  Walaupun tidak dipungkiri masih ada beberapa stuntman yang mengesampingkan tentang keamanan dan keselamatan, namun semua kembali kepada diri anda masing-masing.  Jika dirasa perlu ya pasti stuntman akan menggunakannya.   Pesan saya buat film maker dan stuntman di daerah, jangan memaksakan suatu adegan yang berbahaya tanpa menggunakan alat pengaman.  Ingat, tindakan anda bukan hanya membahayakan diri anda sendiri namun juga berakibat pada proses produksi.  Bagi stuntman profesional, jika dia melakukan hal-hal yang mengganggu proses produksi akan menjadi hal yang memalukan dalam karirnya.  Contoh kecil dari hal yang menggangu proses produksi adalah, anda melakukan adegan stunt tanpa pengaman, kemudian anda cidera, nah hal seperti ini tentunya bukan anda sendiri yang repot tapi juga tim produksi akan kerepotan, baik dalam hal proses medis untuk anda ( kecuali produksi besar, ada tim medis ), dan juga proses untuk mencari stuntman pengganti anda.

Nah maka dari itu, bagi yang ingin mengawali berkarir menjadi stuntman, investasikanlah sedikit dana untuk membeli stunt safety equipment.  Tidak banyak dan tidak mahal kok, tapi hal itu nanti akan membuat anda menjadi seorang stuntman yang profesional.  Artikel selanjutnya saya masih mengupas tentang stunt safety equipment dan penerapan di lapangan.

Artikel ini saya tulis dan saya buat berdasarkan pengalaman saya pribadi jadi jangan jadikan patokan bagi anda namun jadikan sebagai referensi.  Mohon maaf jika masih banyak kekurangan dan salah kata dalam penyampaian.  Demikian artikel Stunt Safety Equipment Dalam Dunia Stuntman yang membahas tentang stunt safety equipment, semoga bermanfaat.

Ikuti Update Yuk...

No spam !

Proses Make Up Stuntman Film Air Terjun Pengantin Phuket
Sinopsis Film Demona 2015 by Rizal Mantovani
Please sharing if you like :
Comments(4)
  1. Habib September 8, 2015
    • Udeh Nans September 9, 2015
  2. unchex September 16, 2015
    • Udeh Nans September 16, 2015

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *